Tampilan
Aturan pengajuan dan rantai persetujuan
Dua tab di Approval Center yang menentukan apa yang boleh diminta dan siapa yang memutuskan. Hanya pemegang izin pengaturan yang melihatnya.
Rantai persetujuan: siapa memutuskan
Ambang menentukan aturan mana yang dipakai
Aturan aktif dengan ambang tertinggi yang masih terpenuhi yang menang.
Contoh: bila ada aturan "cuti ≥ 0 hari → atasan langsung" dan "cuti ≥ 5 hari → atasan lalu kepala unit", maka cuti 7 hari memakai aturan kedua.
Jenis pengajuan yang tidak punya aturan sama sekali tetap memakai persetujuan satu tingkat ke atasan langsung — jadi tidak ada pengajuan yang menggantung tanpa tujuan.
Eskalasi tidak memindahkan keputusan
Langkah yang menganggur lebih lama dari batas akan ditandai Diingatkan di Jejak, dan approver-nya dinotifikasi.
Eskalasi hanya mengingatkan
Keputusan tetap menjadi wewenang orang yang sama. Eskalasi tidak memindahkannya ke atasan berikutnya.
Kalau seseorang benar-benar tidak bisa memutuskan — cuti panjang, keluar — gunakan delegasi, atau ubah struktur organisasinya.
Delegasi
Di tab Delegasi saya, tentukan pengganti beserta rentang tanggalnya. Selama rentang itu, keputusan yang seharusnya jatuh ke Anda dialihkan.
Anda hanya bisa mendelegasikan wewenang Anda sendiri.
Aturan pengajuan: apa yang boleh diminta
Satu kartu per jenis pengajuan, sebelas pengaturan.
Angka 0 berarti aturannya mati
Ini konvensi yang berlaku di seluruh halaman: mengosongkan atau mengisi nol sama dengan mematikan batasan itu, bukan menetapkannya jadi nol.
| Pengaturan | Contoh pemakaian |
|---|---|
| Aturan aktif | Matikan untuk mengembalikan jenis ini ke tanpa batasan |
| Minimal H-berapa | "Cuti harus diajukan minimal 3 hari sebelumnya" |
| Maksimal H-berapa | "Tidak bisa mengajukan cuti lebih dari 90 hari ke depan" |
| Boleh mundur | "Koreksi absensi maksimal 7 hari ke belakang" |
| Minimal per pengajuan | "Lembur minimal 1 jam" |
| Maksimal per pengajuan | "Lembur maksimal 3 jam sekali ajukan" |
| Kelipatan | "Lembur hanya kelipatan 30 menit" |
| Kuota per bulan | "Maksimal 20 jam lembur sebulan" |
| Panjang alasan minimal | "Alasan minimal 30 karakter" |
| Lampiran bukti | Tidak dipakai, opsional, atau wajib |
| Wajib hanya di atas | "Struk wajib untuk klaim di atas Rp 1.000.000" |
| Catatan untuk karyawan | Kalimat bebas yang tampil di atas formulir |
Satuannya menyesuaikan jenisnya: jam untuk lembur, hari untuk cuti, WFH, dan dinas, rupiah untuk klaim. Koreksi absensi, surat, dan tukar shift tidak punya kuantitas — hanya aturan tanggal, panjang alasan, dan bukti yang berlaku.
Kuota bulanan menghitung yang masih menunggu
Kuota tidak hanya menjumlahkan yang sudah disetujui, tapi juga yang masih di antrean. Tanpa itu, seseorang bisa mengajukan lima lembur sekaligus di akhir bulan dan semuanya lolos pemeriksaan kuota.
Pratinjau "yang akan dibaca karyawan"
Di bagian bawah, ada pratinjau kalimat yang akan muncul di formulir karyawan. Kalimatnya dibangun dari sumber yang sama dengan aturan yang ditegakkan, jadi ia tidak bisa berbeda dari yang sebenarnya berlaku.
Kelipatan tidak boleh melebihi maksimal
Kalau kelipatan lebih besar dari batas maksimal, tidak ada nilai yang valid dan setiap pengajuan akan ditolak. Sistem menolak menyimpan kombinasi itu.
Aturan pembayaran lembur
Kartu terpisah di tab yang sama, diatur oleh pemegang payroll — bukan pemegang pengaturan HR. Ini menentukan berapa lembur dibayar, bukan berapa yang boleh diminta.
| Pengaturan | Arti |
|---|---|
| Hari kerja seminggu | Lima atau enam — menentukan apakah Sabtu hari kerja |
| Mode perhitungan | Progresif sesuai peraturan, atau pengali datar |
| Pengali | Hanya berlaku pada mode datar |
| Lembur mulai pukul | Pengajuan yang mulai lebih awal ditolak; kosongkan untuk mematikan |
| Pembulatan | Misalnya 30 menit — lembur dibulatkan ke setengah jam terdekat |
| Batas harian | Bawaan: 4 jam |
| Batas mingguan | Bawaan: 18 jam |
Batas harian dan mingguan ditegakkan saat karyawan mengajukan
Bukan hanya saat payroll dihitung. Menurunkannya langsung mempersempit apa yang bisa diminta karyawan mulai saat itu juga.
Berpindah mode perhitungan mengubah nilai slip gaji
Beralih dari pengali datar ke perhitungan progresif — atau sebaliknya — akan menghasilkan angka yang berbeda untuk lembur yang sama.
Perpindahannya sengaja tidak otomatis. Lakukan di awal periode, bukan di tengah, dan beri tahu karyawan sebelumnya.
Perhitungan lembur mengikuti peraturan ketenagakerjaan Indonesia
Tarif progresif yang dipakai disusun dari peraturan pemerintah yang berlaku. Karena rincian penerapannya bisa berbeda menurut jenis usaha dan perjanjian kerja, konfirmasikan ke konsultan ketenagakerjaan Anda sebelum memakainya untuk menghitung upah sungguhan.

